Rabu, 11 Maret 2015

My First Love

Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan. Sebab cinta tidak datang dari bibir, lidah atau pikiran, melainkan hati.
DEAR DIARY
Aku ingin merasakan cinta yang sebenarnya Aku ingin merasakan cinta pertama itu… Yaitu cinta pertama yang selalu menjagaku… yang setia padaku, Cinta pertama yang akan abadi tanpa mengalami luka… di hati
By: Alika putri V

Dia Cinta Pertamaku

Pertama kali aku jatuh cinta dulu waktu umur 10 tahun. Waktu itu rasanya masih terlalu cepat untuk anak seumuranku mengenal cinta. Pada umur 10 tahun itu pula, aku pertama kali mengenal kata pacaran. Sebut saja dia cinta pertama sekaligus pacar pertama untukku. Karena namanya anak-anak, pacarannya juga seolah main-main dan kekanak-kanakan. Tapi perasaan itu seakan masih membekas sampai sekarang. Kenangan kebersamaannya juga seakan masih teringat jelas. Aku pikir itu bukan cinta biasa.

Cinta Pertama Or Cinta Monyet

Aku yang sekarang duduk di kelas 2 SMA jurusan IPA. Aku yang berwajah tidak seberapa ini dan badan yang tak seperti gitar melodi mempunyai sebuah cerita manis saat duduk di sekolah dasar.
Cerita ini berawal dari aku bertetangga di sebuah perumahan di pojok kota. Tetangga ku ini bernama TRI SAPUTRA dia seumuran dengan ku. Anaknya manis lucu dan pintar. Aku dan dia selalu berlomba menjadi bintang kelas. Jujur aku kagum melihat kepintarannya dan wajahnya yang manis. Sampai pada suatu ketika, entah siapa yang memulai aku dan dia semakin dekat, bisa di bilang cinta monyet. Hhe… Tapi bisa dibilang Tri adalah orang pertama yang mengajarkanku tentang cinta.

Dear Diary About Someone I Loved

Sebelumnya aku tidak mempunyai hobi menulis, aku hanya ingin saja. Menulis sejarah tentang diriku sendiri. Hahaha… aku memang bukan siapa-siapa. But, apa salahnya mengoreksi diri sendiri? No is not, sebenarnya aku hanya ingin menulis sebuah kisah entah apa namanya, yang pasti tentang Cinta Pertamaku.

Dari Diary Tentang Aku, Kamu dan Kenangan Kita

Ingat pertama kali ku menyukaimu, disaat aku baru masuk SMA, ini mungkin kelihatannya hampir sama dengan cerita di film yg sering ku tonton “a little thing called love”… Tapi hanya mirip sedikit. Karena yang terjadi di antara aku dan juga kamu bukan sebuah film atau alur cerita yang sengaja dibuat sedemikian rupa. Yang terjadi di antara adalah destiny.
Di memoryku, masih tersimpan rasa-rasa itu dan semua peristiwa yang pernah terjadi. Entahlah bagimu?

Karena Kamu Yang Pertama

Hari ini, takdir Tuhan benar-benar membuatku takjub. Sudah 2 tahun aku tidak bertemu dengan seorang laki-laki yang berhasil mencuri cinta dariku untuk yang pertama kalinya, dan sekarang tanpa aku duga dia pindah satu sekolah bareng aku. Dan ketika kenaikan kelas sebelas. Aku ditakdirkan satu kelas dengannya.
Tuhan, Dia satu sekolah denganku saja aku sudah kehabisan kata-kata. Dan sekarang Engkau menakdirkan aku satu kelas?
Saat pertama kali masuk ke kelas XI-IPA 2 aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku perbuat. Jantungku benar-benar ingin meledak. Sosok yang pertama kali aku cari adalah “Dia” cinta sekaligus pacar pertamaku.

Pacar Pertama Ku

Ini kisah ku ketika aku duduk di bangku SMP. Hari sabtu awal aku mengikuti MOS, rasanya takut tapi juga berbaur senang karena ternyata aku sudah menjadi seorang remaja. Waktu itu kami dikerjain habis-habisan sama kakak pembina MOS, mereka nyuruh kami pakai kalung yang terbuat dari ikan asin, ikat rambut diikat sebanyak umur, plus disuruh ngamen di jalanan. huhhh pokoknya malu banget.
Setelah selesai masa MOS hari senin kami masih perkenalan ya tiga hari lamanya kami gak belajar, kadang disuruh nyanyi ke depan. Singkat cerita tak terasa satu tahun berjalan dengan sangat singkat, beda banget sewaktu aku masih SD. waktu itu aku mempunyai teman akrab namanya dila, kemana-mana kami selalu bareng, waktu itu kami masih sangat lugu, belum mengenal yang namanya CINTA, lucunya lagi kalau kami lihat kakak kelas yang pacaran pasti kami ejekin hehe wajar masih ACIL… (anak kecil)